Kepala Desa Malangsari Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Lampung Selatan Supriyadi Pimpin Desa Bak Preman Jalanan

LAMPUNGSELATAN(news.lintasmediaa.id) : – Anekdot preman jalanan pantas disematkan kepada Supriyadi kepala desa mayangsari yang pernah menjabat sebagai kepala dusun 4 di desa yang sama dengan nama yang berbeda. Kamis (18/11).

Supriyadi dalam menyelesaikan konflikĀ  warganya dengan gaya semaunya serta seperti tidak faham hukum.

Hal ini terjadi ketika supriyadi menghadapi sengketa lahan salah satu warganya yang diduga telah dijual kepada perusahaan tanpa izin kepada pemilik lahan yaitu ibu Nila.

Dengan gaya melakukan landclearing dengan arif dan bijaksana serta seperti tidak berpihak akan tetapi supriyadi justru memperkeruh suasana dimana secara sepihak bak hakim supriyadi menyatakan telah mencabut atau membatalkan surat kepemilikan ibu Nila atau suamimya Bapak Sobri Almarhum dimana supriyadi sendiri dalam surat Hiba tersebut bertandatangan selaku kepala desa.

Supriyadi pada hari Kamis, 18 November 2021 datang bersama dengan pihak perusahaan, kepolisian dan TNI datang mengawal pemasangan plang klaim kepemilikan atas tanah tersebut yang diduga untuk mendirikan sebuah perusahaan dimana disitu sudah terdapat plang pemberitahuan kepemilikan tanah dari Ibu Nila yang telah dirobek oleh orang tak dikenal.

Tindakan supriyadi ini patut diduga sebagai tindakan menyalah gunakan wewenang sebagaimana dimaksud dalam undang-undamg nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan dimana ada tiga kategori penyalah gunaan wewenang, yaitu : melampaui wewenang, mencampur adukan wewenang dan sewenang-wenamg.

Seorang warga yang tidak mau disebut namanya berharap pemkab lampung selatan menyikapi prilaku kepala desa malangsari dan memfasilitasi penyelesaian sengketa tanah tersebut. *Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *