Ketua RT Campang Jaya Minta Walikota Bandar Lampung Ambil Tindakan

BANDAR LAMPUNG(news.Lintasmedia.id) : -, Kecamatan Sukabumi kota Bandar Lampung Terkenal dengan wilayahnya yang penuh dengan gudang perindustrian dan perusahaan dengan banyaknya berdiri pabrik dan perusahan besar berada di wilayah ini tentunya banyak menyerap tenaga kerja sehingga mengurangi pengangguran.  Saptu (20/11).

Setiap hari nampak terlihat aktifitas lalu lalang kendaraan besar yang lewat dengan membawa hasil produksi dari pabrik dan perusahaan di kawasan kecamatan campang Jaya ini, dengan aktifitas kegiatan pabrik dan perusahaan ini tentu akan membuat warga sekitar menjadi sejahtera dalam perekonomiannya dan tidak ada lagi pengangguran akan tetapi tidak demikian kenyataannya.

Team Forum Lintas Lembaga Peduli Pembangunan yang diketuai oleh Dayat dengan beberapa media dan ormas di dalamnya melakukan investigasi dan peninjauan serta silaturahmi kepada para ketua RT yang berada di wilayah tersebut pada Rabu, 17 /11/2021, kami mendatangi salah satu rumah ketua RT 06 LK I kelurahan Campang Jaya Kecamatan Sukabuni.

Tim mendapatkan informasi dengan hasil yang berbanding terbalik dengan keadaan yang nyata, disini warga sulit mendapatkan pekerjaan sementara kehidupan sehari hari mata pencaharian warga disini mencari dari luar wilayah  ucap ” Dayat ” Menerangkan ke media.

Dijadikannya Sukabumi sebagai wilayah kawasan industri, Pemerintah kota Bandar Lampung berharap dapat menyerap tenaga kerja masyarakat disini, sehingga minimal dapat mengurangi pengangguran dan meningkatkan pendapatan masyarakat agar jangan ada ketimpangan sehingga perekonomian disini menjadi baik papar ” Dayat”. Lagi

Ya.. Minimal masyarakat disini dikaryakan oleh perusahaan. Namun setelah dilakukan investigasi pada kenyataannya rakyat di kelurahan Campang Jaya kecamatan Sukabumi ini masih belum merasakan dari dampak yang signifikan dengan keberadaan perusahaan dan pabrik disini ” Ulasnya .”

Terbukti degan adanya laporan langsung dari warga yang diterima oleh tim Forum Lintas Peduli Pembangunan Lampung dilapangan, serta dari salah satu keterangan dari ketua RT dan masyarakat.

Ketua Rt 06 Deri.  menyampaikan tidak adanya perhatian dan dilibatkannya warga disini dalam kegiatan diperusahaan. Salah satu contohnya di PT. Malindo Feedmill, semenjak perusahaan ini ada kami kesulitan berkomunikasi, bahkan kami ketahui tenaga kerja diperusahaan tersebut banyak orang dari luar daerah kami, ini sangat miris sekali bila terjadi apa apa semisal kebakaran tentu warga sini yang utama yang membantu bertindak ” Terang Dery ” Menyesakkan.

Ketika tim bertanya kepada pak Deri bagaimana peran lurah atau camat sebagai pamong masyarakat. Menurut pak Deri, Lurah Rahmat yang sekarang merangkap jabatan sebagai PJ Camat Suka Bumi, terkesan diam saja tidak ada respon, bahkan kami sering dilarang untuk berkomunikasi dengan perusahaan, dan Pak Lurah Rahmat sangat sulit untuk bertemu dengan warganya ” Terang Deri ” kepada tim.

Wajar kalau kami menaruh curiga bahwa pak Lurah rahmat masuk angin alias sudah jadi baking perusahaan. Kami bingung mau mengadu kesiapa saat ini, mengenai masalah kami. Belum dampak lingkungan yang terjadi akibat banyak kendaraan besar lewat jalan kami, jalan banyak rusak dan masyarakat juga yang disulitkan serta dirugikan.

Pak Deri menyampaikan kepada tim investigasi, kami sebagai warga meminta tolong kepada Bunda Eva selaku Walikota dan DPRD Kota Bandar Lampung untuk menolong kami dan menegur serta mengevaluasi Lurah Campang Jaya,Bila perlu disidak oleh Bu wali Eva ” Pintanya”

Kami butuh pamong yang memikirkan kami ini,nasib anak cucu kami,Khusus kelurahan Campang Jaya. Agar keberadaan perwakilan Pemerintah disini khususnya kelurahan dapat menjadi jembatan antara warga dan perusahaan, sehingga masyarakat dapat merasakan keberadaan dan manfaat adanya perusahaan dan pabrik disini dilingkungan kami,bukan malah dipersulit. Jadi saya dan warga RT 06 LK I kelurahan Campang Jaya sudah sangat kecewa dengan kinerja Lurah Kami,” Pungkas Deri “. Ronny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *